Posted on

Tas Seminar Murah Pojok Etnik

Tas Seminar Murah 2 tampak depan

Hallow Sahabat PE,

Kali ini kami ingin share  hasil inovasi Tas Seminar Murah bernuansa Etnik dengan harga terjangkau. Inovasi ini terjadi juga karena masukan dari para customer yang ingin harga tas seminar yang unik namun murah.

Kelebihan Tas Seminar Murah :

  • Exclusive dan Etnik
  • Model Unisex sehingga tidak hanya dapat dipakai oleh wanita namun juga oleh pria
  • Ukuran Besar bisa memuat Map Folio
  • Bisa untuk tas laptop
  • Bisa dipakai sehari-hari
  • Harga lebih terjangkau

Cukup dengan harga tidak sampai Rp 100rb per pieces (minimal order 200 pieces) sudah bisa memberikan Seminar Kit yang berbeda dari yang biasanya.

Tas Seminar Murah Model 2 tampak belakang
Tas Seminar Unik 2
Tas Seminar Murah Model 2 tampak atas
Tas Seminar Unik 2
Tas Seminar Murah Model 2 tampak depan
Tas Seminar Unik 2
Tas Seminar Murah Model 1 tampak atas
Tas Seminar Unik 1
Tas Seminar Murah Model 1 tampak belakang
Tas Seminar Unik 1
Tas Seminar Murah Model 1 tampak depan
Tas Seminar Unik 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PS :

Tidak menutup kemungkinan jika anda memiliki budget terbatas untuk berdiskusi lebih lanjut dengan Tim kami. Silahkan langsung sms atau whatsapp kami di nomor 0878-87988979 atau cek Facebook kami dengan ID Tas Pojok Etnik untuk melihat koleksi lainnya

 

 

Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |Tas Seminar Murah |

Posted on

Tas Kulit Buatan Indonesia, Merk Dalam Negeri

Dapet email dari teman yang isinya tentang pilihan produk yang ditulis oleh oom Jaya Setiabudi (yukbisnis.com)

kira-kira isinya seperti ini (di edit dikit ;-p )


Lebih baik mana:

Buatan Indonesia, Merek milik asing.
Buatan Luar, Merek milik Indonesia.

Jika Anda menjawab ‘a’, tidak salah, karena dapat mengurangi pengangguran. Namun hal itu bersifat sementara. Saat ada ‘tukang jahit’ di negara lain yang lebih murah dengan kualitas yang serupa, maka pemilik merek punya kuasa untuk memindahkan produksinya.

Hal itu sudah sering terjadi di Indonesia. Selain pemicunya adalah upah buruh yang makin tinggi, ancaman demo tiap tahunnya, juga ‘pungli’ di sana-sini, memaksa investor asing untuk hengkang. Bagi saya, hal itu tak menjadi masalah. Toh cepat atau lambat, mereka juga akan hengkang, mencari yang termurah.

Mungkin Anda familiar dengan merek-merek berikut ini:
ZARA; diproduksi PT Sritex tbk, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah.
IKEA; salah dua pabriknya di Semarang dan Solo.
BARBIE; diproduksi PT Mattel Indonesia, Cikarang, Jawa Barat.
NIKE, ADIDAS, NEW BALANCE, masih diproduksi di Tangerang dan Cianjur.

Bangga kah membaca merek-merek ternama tersebut diproduksi di Indonesia? Hal itu menjadi bukti bahwa kualitas produk buatan Indonesia tak diragukan lagi. Pertanyaannya, mengapa kita tidak menggunakan produk buatan Indonesia? Merek lagi…!

Pernah dengar merek dibawah ini:

DOWA; tas rajut buatan Jogja.
PETER SAYS DENIM; jeans buatan Bandung.
NILUH DJLANTIK; sepatu buatan Bali, yang harganya selangit.
BAGTERIA; tas tangan unik untuk wanita.
SARAH BEEKMANS; kalung limbah tanduk sapi, Bali.

Satu lagi :

POJOK ETNIK ; Tas Kulit Batik dan Tenun Khas Nusantara

Mereka punya kesamaan, berhasil membangun Merek Indonesia mendunia. Lebih bangga mana, menggunakan Produk Indonesia (merek luar) atau Merek Indonesia?

Saya, sebisa mungkin menggunakan Merek Indonesia. Tentu tidak mungkin semuanya saat ini. Apple Macbook masih belum tergantikan oleh Jeruk Gedebuk, Iphone belum tergantikan oleh Ti-phone. Jadi gak usah nyinyir saat saya keluarkan statement “Bangga Indonesia”. Sebaliknya, pemilik merek Indonesia gak usah ‘ngemis’ dengan membawa jargon “Karya Anak Bangsa”. Yang penting buktikan bahwa kualitas produk Anda pantas dikonsumsi.


Nahh… sejalan dengan pendapat dari founder yukbisnis.com, alhamdulillah sampai sejauh ini Produk Pojok Etnik tetap mempertahankan Kualitasnya. Sisanya akan berjalan dengan sendirinya.

Quality is The King – Price is The Queen

 

Berikut beberapa testimoni dari beberapa pelanggan kami (bisa cek FB kami) :

testimoni
testimoni
tas kulit dipakai artis
tas kulit dipakai artis
tas kulit awet
tas kulit dipakai artis
testimoni
testimoni
testimoni
testimoni
testimoni
testimoni
testimoni
testimoni

 

Posted on

The Most Expensive Bag

Tas Termahal Ada di Dubai

Bagi kaum jet set, tas bukan hanya must item di fashion. Jinjingan cantik ini juga menyimbolkan status sosial maupun kekayaan seseorang di kalangan mereka. Kondisi ini memacu inspirasi dan kreasi para perancang tas dunia untuk berkarya. Bahkan merealisasikan pembuatan tas termahal dunia dari bahan yang tak lazim dan waktu pengerjaan yang cukup panjang.

 

The Mouawad 1001 Nights Diamond Purse merupakan tas termahal di dunia yang menembus rekor dunia dan tercatat di dalam Guinness Book of World Records. Rekor tersebut dipecahkan Mouawad pada 21 November 2010 dan tercatat di dalam buku catatan rekor dunia. Harga tas ini melebihi harga tertinggi tas Hermes sebesar US$ 125 ribu atau Rp1,4 miliar. Tas mewah produksi Mouawad Company, Dubai, dijual seharga US$ 3,8 juta atau Rp 43,25 miliar. Taburan berlian nomor satu salah satu faktor yang membuat harganya menjulang tinggi.

 

Clutch berbentuk hati tersebut berkali-kali dipajang di berbagai pameran barang mewah lengkap dengan sertifikat Guinness Book of World Records. Dilansir dari situs resmi Mouawad, cluth ini berhiaskan 4.356 berlian berwarna bening, 56 berlian merah muda, dan 105 berlian berwarna kuning. Berlian tersebut dibungkus apik oleh kemilau 4.517 berlian. Tak hanya itu, emas tersebut juga dibalut kembali dengan emas 18 karat dan berlian seberat 381,92 karat. Never say enough with diamonds.

Tas Termahal
Tas Termahal di Dunia

Pengerjaan penggabungan ribuan berlian tersebut bukan hal yang mudah. Butuh waktu sekitar empat bulan (1.100 jam) dengan tenaga dari 10 seniman untuk menciptakan tas termahal di dunia. Ternyata Mouawad sudah empat kali berhasil memecahkan rekor dunia. Rekor pertama dicetak Mouawad karena berhasil memproduksi berlian cantik super luks yang dijual seharga US$ 12,8 juta atau Rp 145,6 miliar pada 1990.

 
Berikutnya 13 tahun kemudian, Mouawad kembali menggebrak dunia dengan produk ciptaannya. Sebuah bra bertabur berlian dinobatkan sebagai pakaian dalam paling mahal dan mewah di dunia. Harganya saat itu mencapai US$ 11 juta atau Rp 125,2 miliar.

 
Pada 2013, Mouwad kembali mendapatkan sertifikat dari Guinness Book of World Records setelah memproduksi kalung berlian termahal di dunia. Harganya pun fantastis menembus level US$ 55 juta atau Rp 626 miliar.

Posted on

History of a Bag (Sejarah Tas)

tas tangan kulit

Kisah Tas dari Masa ke Masa

Tas merupakan item fashion yang tak pernah lepas dari perempuan. Menarik, jika kita memutar waktu ke belakang untuk menyimak benda favorit para perempuan setelah perhiasan. Seperti apa bentuk, fungsi, dan material tas dari masa ke masa.

 

Di zaman prasejarah, tas terbuat dari bahan-bahan alami seperti kulit dan kayu. Fungsinya pun baru sebagai item perlengkapan untuk membawa makanan atau benda ringan lainnya. Pada Dinasti Tang, muncullah tas berbahan kertas tebal yang biasa disebut dengan paper bag. Di masa tersebut, paper bag digunakan sebagai pembungkus bahan obat-obatan tradisional dalam bentuk serbuk atau bubuk.

 

Baru pada abad ke-14, mulai diproduksi tas berbahan kain, vinyl, dan kulit sintetis. Di masa ini, tas digunakan untuk menyimpan benda berharga, seperti jam, kitab, dan perhiasan lainnya. Mulai ada aksen tali pada tas, kaum Hawa pada abad itu menyukai tali yang disebut tasques. Pada masa ini, di mesir orang-orang senang memakai tas pinggang ke mana pun. Sulaman dan perhiasan yang ada pada tas tersebut, menunjukkan status sosial. Semakin sulit dan lama pembuatan tas, maka semakin tinggi pula statusnya.

 

Berikutnya pada abad ke-15, muncullah inovasi bernama the seal bag yang populer di masa itu. Karena dirasa kurang praktis, kemudian diciptakanlah handbag berukuran besar pada abad ke 16 untuk memuat lebih banyak barang bawaan. Tas ini terbuat dari bahan kulit dengan dengan kancing pengikat pada bagian atasnya.

 

Di abad ke 17, tren fashion sudah mulai mempengaruhi model tas dengan sentuhan rajutan dan sulaman sebagai pemanis. Biasanya tas ini diperuntukkan sebagai hadiah pernikahan. Pada abad ke-18 seiring dengan penemuan kereta uap dan perkembangan tren busana neo-classical, tren tas tangan menjadi lebih berkembang bukan hanya sebagai pembawa barang, tetapi juga membawa aksesori kecantikan bagi para wanita. Di masa ini, koper pertama kali diproduksi.

 

Pada abad ke-19, penggunaan kata handbag mulai ditujukan kepada tas dengan cara dijinjing dan biasanya dibawa oleh pria. Hal ini merupakan cikal bakal dan inspirasi untuk tas yang akhirnya populer dikalangan wanita. Tepatnya pada tahun 1920 yang menunjukkan revolusi tas dalam dunia fashion, dimana penggunaan tas tidak harus selalu sesuai dengan pakaian yang dipakai.

 

Pada abad ini juga mulai dibentuk tas-tas rucksack military yang dipergunakan untuk perlengkapan perang. Pada tahun 50-an, lahirlah cikal bakal tas legenda seperti Hermes, Chanel, dan Louis Vuitton. Mulai pada tahun 1960-an hingga saat ini, model dan material tas kian beragam membuat kita jatuh hati setiap meliriknya.

 

Demikian info seputar sejarah tas yang kita kenal sekarang. Nga nyangka yah, ternyata tas awalnya dipakai oleh para pria.

Untuk melihat berbagai koleksi tas kami silahkan kunjungi facebook kami.